Perkiraannya, token listrik Rp100.000 untuk rumah 1.300 VA atau 2.200 VA menghasilkan sekitar 62–67 kWh, tergantung pajak penerangan jalan (PPJ) di daerahmu. Untuk 900 VA nonsubsidi sekitar 67–72 kWh, 900 VA bersubsidi sekitar 149–160 kWh, dan 3.500 VA ke atas sekitar 53–57 kWh. Angka ini dihitung dengan rumus (nominal − PPJ) ÷ tarif per kWh, memakai tarif yang berlaku sejak Juli 2026 (belum ada perubahan resmi per Oktober 2026).
Rentang itu muncul karena PPJ ditetapkan masing-masing pemerintah daerah, antara 3% dan 10%. Semua angka kWh di artikel ini adalah perkiraan hasil hitungan, bukan angka resmi PLN. Di bawah ini ada tarif per kWh yang berlaku, rumus hitungnya, perkiraan untuk nominal lain, dan cara melihat angka pasti untuk rumahmu.
Tarif listrik per kWh yang berlaku sekarang
Tarif yang dipakai di sini adalah tarif yang berlaku sejak Juli 2026, yaitu tarif triwulan III 2026 yang diputuskan tetap oleh Kementerian ESDM pada 3 Juli 2026 (Metro TV). Per Oktober 2026 belum ada perubahan resmi: dokumen penyesuaian tarif terbaru di situs PLN masih dokumen triwulan III 2026, dan Fortune IDN mencatat Kementerian ESDM belum mengumumkan tarif triwulan IV 2026 per 1 Oktober. Tarif rumah tangganya:
- 900 VA bersubsidi (R-1): Rp605 per kWh.
- 900 VA nonsubsidi atau rumah tangga mampu (R-1): Rp1.352 per kWh.
- 1.300 VA dan 2.200 VA (R-1): Rp1.444,70 per kWh.
- 3.500–5.500 VA (R-2) dan 6.600 VA ke atas (R-3): Rp1.699,53 per kWh.
Tarif ditetapkan per triwulan. Artikel ini kami perbarui begitu ada penetapan resmi untuk triwulan berikutnya.
Rumus menghitung kWh dari token listrik
Rumus yang dipakai Listrik Indonesia adalah:
kWh = (nominal token − PPJ) ÷ tarif per kWh
PPJ kini disebut Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) atas tenaga listrik. Undang-undang membatasinya paling tinggi 10%, dan besarannya ditetapkan lewat peraturan daerah kabupaten atau kota (DDTCNews).
Contoh untuk rumah 1.300 VA dengan PPJ 3% dan token Rp100.000:
- Hitung PPJ: 3% × Rp100.000 = Rp3.000.
- Kurangi nominal dengan PPJ: Rp100.000 − Rp3.000 = Rp97.000.
- Bagi dengan tarif: Rp97.000 ÷ Rp1.444,70 = sekitar 67,1 kWh.
Dengan PPJ 10%, sisa setelah pajak tinggal Rp90.000, sehingga hasilnya turun menjadi sekitar 62,3 kWh. Perbedaan 5 kWh ini yang membuat rumahmu dan rumah saudaramu di kota lain bisa mendapat angka berbeda untuk nominal yang sama.
Token Rp100 ribu dapat berapa kWh per golongan daya?
Perkiraan berikut dihitung dengan rumus di atas, memakai PPJ 3% (batas bawah) dan 10% (batas atas), lalu dibulatkan:
- 900 VA bersubsidi: 148,8–160,3 kWh.
- 900 VA nonsubsidi: 66,6–71,7 kWh.
- 1.300 VA dan 2.200 VA: 62,3–67,1 kWh.
- 3.500 VA ke atas: 53,0–57,1 kWh.
Token 20 ribu, 50 ribu, 200 ribu, dan 500 ribu dapat berapa kWh?
Perkiraan untuk golongan 1.300 VA dan 2.200 VA (Rp1.444,70 per kWh), dengan PPJ 3–10%:
- Token Rp20.000: 12,5–13,4 kWh.
- Token Rp50.000: 31,1–33,6 kWh.
- Token Rp200.000: 124,6–134,3 kWh.
- Token Rp500.000: 311,5–335,7 kWh.
- Token Rp1.000.000: 623,0–671,4 kWh.
Untuk rumah 3.500 VA ke atas, token Rp50.000 menghasilkan sekitar 26,5–28,5 kWh dan token Rp200.000 sekitar 105,9–114,1 kWh. Golongan lain bisa kamu hitung sendiri dengan rumus di atas.
Kenapa angka di struk bisa berbeda dari hitunganmu?
- Tarif PPJ daerahmu. Inilah penyebab terbesar. Tanyakan ke tetangga atau lihat struk lama untuk mengetahui besaran PPJ di daerahmu.
- Biaya admin. Di sebagian aplikasi biaya admin dipotong dari nominal. Di jeruk.id, nominal adalah nilai token, sedangkan harga adalah yang kamu bayar, jadi hitungan kWh memakai nominal penuh.
- PPN untuk daya besar. Pembebasan PPN listrik rumah tangga tidak berlaku untuk daya di atas 6.600 VA (DDTCNews), sehingga rumah berdaya besar bisa mendapat kWh lebih sedikit.
- Meterai. Pembelian token di atas Rp5.000.000 dikenai meterai Rp10.000 (Listrik Indonesia).
Angka pasti untuk ID pelangganmu bisa dilihat di aplikasi PLN Mobile. Menurut Bisnis.com, caranya: buka Simulasi Biaya di beranda, pilih Prabayar, masukkan ID pelanggan atau nomor meter, isi nominal, lalu ketuk Hitung. Hasilnya menampilkan potongan PPJ, biaya admin, dan perkiraan kWh.
Jangan membeli terlalu besar sekaligus untuk daya kecil
Meteran prabayar punya batas pembelian per bulan sebesar 720 jam nyala dari daya terpasang (IDX Channel). Untuk 900 VA batasnya sekitar 648 kWh, dan untuk 1.300 VA sekitar 936 kWh. Token Rp1.000.000 di rumah 900 VA nonsubsidi sudah melewati batas itu, sehingga meteran bisa menolaknya dengan pesan Over. Penjelasan lengkap tiap pesan ada di artikel token listrik tidak bisa diisi.
Harga token listrik hari ini
Tabel ini diambil langsung dari sistem pesanan jeruk.id. Token dijual mulai Rp25.000.
| Nominal | Harga | Bayar pulsa |
|---|---|---|
| Token Rp20.000 | Rp25.000 | Rp32.000 |
| Token Rp50.000 | Rp55.000 | Rp69.000 |
| Token Rp100.000 | Rp105.000 | Rp132.000 |
| Token Rp200.000 | Rp205.000 | Rp257.000 |
| Token Rp500.000 | Rp511.000 | Rp639.000 |
| Token Rp1.000.000 | Rp1.021.000 | Rp1.277.000 |
| Token Rp5.000.000 | Rp5.102.000 | Rp6.378.000 |
Bayar pakai USDT atau USDC? Jumlahnya dihitung otomatis di form dari harga di atas dan kurs saat kamu memesan. USDT bisa lewat jaringan TRC20, ERC20, BEP20, Plasma, atau Solana, dan USDC lewat jaringan BEP20, ERC20, Base, atau Solana. Lihat caranya.
Cara beli token listrik di jeruk.id
- Tentukan nominal berdasarkan hitungan kWh yang kamu butuhkan sebulan.
- Isi nomor meter atau ID pelanggan di form, lalu pilih cara bayar.
- Selesaikan pembayaran dan konfirmasi lewat WhatsApp.
- Nomor token 20 angka dikirim lewat WhatsApp setelah pembayaran dikonfirmasi. Masukkan ke meteran, lalu tekan Enter.
Memuat form pesanan…
Harga lengkap dan cara beli Token Listrik PLN
- Transfer bank: BCA atau Mandiri. Nomor dan nama pemilik rekening tampil setelah pesanan dibuat.
- QRIS / e-wallet: GoPay, OVO, DANA, LinkAja, ShopeePay, m-banking, e-wallet. Scan QRIS jeruk.id dari aplikasi pembayaran kamu.
- Pulsa: Transfer atau isi pulsa ke nomor Telkomsel. Harga pulsa berbeda dari harga transfer dan tampil di form.
- Kripto (USDT atau USDC): USDT: TRC20, ERC20, BEP20, Plasma, Solana · USDC: BEP20, ERC20, Base, Solana. Jumlah USDT atau USDC dihitung dengan kurs saat pesanan dibuat.
Baca juga
Pertanyaan yang sering diajukan
Token 50 ribu dapat berapa kWh?
Untuk rumah 1.300 VA atau 2.200 VA sekitar 31–34 kWh. Untuk 900 VA nonsubsidi sekitar 33–36 kWh, dan untuk 3.500 VA ke atas sekitar 26–29 kWh.
Token 200 ribu berapa kWh?
Sekitar 125–134 kWh untuk 1.300 VA dan 2.200 VA, atau 133–143 kWh untuk 900 VA nonsubsidi. Rentangnya mengikuti PPJ daerahmu.
Bagaimana cara hitung kWh token listrik?
Kurangi nominal token dengan PPJ daerahmu, lalu bagi dengan tarif per kWh golongan rumahmu. Untuk angka pasti, gunakan menu Simulasi Biaya di PLN Mobile.
Berapa tarif listrik per kWh 2026?
Tarif yang berlaku sejak Juli 2026, dan belum berubah secara resmi per Oktober 2026: Rp605 (900 VA bersubsidi), Rp1.352 (900 VA nonsubsidi), Rp1.444,70 (1.300 dan 2.200 VA), dan Rp1.699,53 (3.500 VA ke atas).
Apakah biaya admin mengurangi kWh yang didapat?
Tergantung tempat membeli. Kalau biaya admin dipotong dari nominal, kWh-nya ikut berkurang. Di jeruk.id biaya itu sudah termasuk dalam harga yang kamu bayar, jadi nilai tokennya tetap sesuai nominal. Token yang belum sempat dimasukkan juga tidak langsung hangus, seperti dijelaskan di artikel apakah token listrik bisa hangus.
Sudah tahu nominal yang pas untuk rumahmu? Beli di halaman token listrik PLN jeruk.id. Kalau masih menimbang untung-rugi listrik prabayar, baca keuntungan pakai token listrik PLN.
